THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Selasa, 09 Maret 2010

Kehilangan sesuatu yang berharga...

kadang, ketika kita memiliki sesuatu, kita hanya menikmatinya, kita tidak menyadari bahwa suatu saat hal tersebut akan hilang dari kita, baik materi maupun non-materi...

yah betul, saat ini saya telah dalam keadaan kehilangan sesuatu yang berharga.. sesuatu yang telah lama kurindukan itu, akhirnya pergi, dan sepertinya lama agar keadaan tersebut akan kembali... sampai saat ini saya tidak mengerti apa yang menyebabkan sesuatu yang berarga itu hilang dengan mudahnya, kehangatan itu, perasaan itu, dan berbagai hal yang menyenangkan lainnya..

kalau begitu, untuk apa sebenarnya kita memiliki sesuatu jika suatu saat akan hilang dari hadapan kita? aku merindukan perasaan itu, sensasi itu, di mana saya seperti dapat melakukan apa saja, mengerjakan apa saja dengan ikhlas...

saya masih saja tidak bisa mengerti cara kerja dunia ini.. jalan jalan pikiranku seakan tidak sejalan dengan realita yang ada. idealisme ku sendiri telah membunuhku.. padahal saya ingin menjalankan kehidupan ini berdasarkan idealisme yang kuanut, berdasarkan pemikiran yang kuyakini benar, tetapi mungkin orang lain menganggapnya itu salah... dan orang lain itu banyak kuantitasnya.

karena pemikiran inilah, saya telah kehilangan lagi sesuatu yang berharga tersebut, suatu hal yang menyedihkan di mana saat saya mesti membuat ornag mengakui bahwa caraku lah yang benar, saya tidak bisa menjaga sesuatu yang berharga tersebut, sehingga membuat orang berpikir : "maaf, pemikiran anda salah"

mestikah saya tetap menjalankan pemikiranku ini? apakah saya akan tetap bertahan di dunia ini dengan pemikiranku ini? saya sudah survei dari pengalamanku, ternyata hanya 3 orang dari 250 orang yang mengakui pemikiranku yang seperti ini. jadi terang saja, dengan begini, saya bisa kehilangan lebih banyak daripada mendapatkan yang kuharapkan.

terkadang, saya iri melihat orang orang yang tidak sejalan dengan pemikiran dapat mendapatkan "kebahagiaan" yang sebenarnya kuharapkan. saya tahu perbedaan antara saya dan dia, saya hitam, dia putih. kami kontras. saya hanya tidak habis pikir, bagaimana kah cara yang tepat untuk menjalani hidup ini. sesuatu yang dianutnya itu, menurut pikiranku, salah. banyak hal hal yang ornag tidak sadar dengan pemilihan pikiran seperti itu.

yang mana kupilih? menjadi orang yang memiliki pemikiran "lain" namun kurang bahagia, atau, menjadi orang bahagia dengan menjalani hidup dengan pemikiran yang tidak kusukai...

dilema, dilema, dan dilema

sumpah, saya merasa harus membuat "keputusan" dari sekarang, karena kata terlambat selalu membuat kita mnyesal dari belakang... saya telah mengetahui bagaimana kata "terlambat" telah membuat kebahagiaanku hancur. inginku membuat keputusan yang "tepat"